Skip to Content

Arsip Santapan Rohani

Minggu, Juli 11 2010

Yakobus 1:19-27

Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firman dan bukan hanya pendengar saja. —Yakobus 1:22

Mazmur 1–3 • Kisah Para Rasul 17:1-15

Setelah kami pindah ke rumah baru di lingkungan yang baru juga, kami mengundang kakak ipar saya dan suaminya untuk makan malam bersama pada hari Minggu. Ketika kami sedang menyambut Sue dan Ted di pintu, tiba-tiba ada suara aneh yang membuat mata mereka terarah ke dapur. Ketika saya mengikuti pandangan mereka, saya tersentak kaget. Selang di mesin pencuci piring kami bergerak seperti belalai gajah yang sedang marah, selang ini menyemburkan air ke mana-mana!

Sue pun segera beraksi. Sembari menjatuhkan tasnya, ia bergegas ke dapur mendahului saya, mematikan keran air, dan meminta handuk dan kain pel. Kami menghabiskan 15 menit pertama dari kunjungan mereka yang pertama kalinya ke rumah kami dengan berlutut mengepel lantai. Sue adalah seorang pelaku—dan dunia ini menjadi tempat yang lebih baik karena adanya para pelaku di dunia. Mereka adalah orang-orang yang selalu siap untuk diterjunkan, siap terlibat, dan bahkan siap memimpin jika diperlukan.

Banyak pelaku yang ada di dunia ini adalah juga pelaku firman. Mereka adalah pengikut Yesus yang telah memasukkan tantangan Yakobus ke dalam hati mereka: “Jadilah pelaku firman, dan bukan hanya pendengar saja” (1:22).

Apakah Anda sedang melakukan segala sesuatu, yang Anda tahu, dikehendaki Allah untuk Anda lakukan? Setelah Anda membaca firman Allah, lakukanlah apa yang telah Anda pelajari. Yang pertama adalah mendengar, kemudian melakukan. Berkat Tuhan dicurahkan karena ketaatan kita (ay.25). —CHK

Kita perlu mendengar firman Allah 

Untuk mengetahui apa yang harus kita lakukan, 

Tetapi mendengarkan saja tidaklah cukup 

Tanpa melanjutkannya dengan perbuatan. —Sper

Nilai Alkitab bukanlah sekadar karena kita mengetahui isinya, tetapi karena kita menaatinya.