Skip to Content

Arsip Santapan Rohani

Kamis, Maret 18 2010

Matius 4:18-25

Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan kujadikan penjala manusia. —Matius 4:19

Ulangan 32–34 ■ Markus 15:26-47

Jika seseorang bertanya, “Siapakah Anda?” saya yakin Anda akan menceritakan sedikit tentang diri Anda dan apa yang Anda kerjakan—“Saya seorang tukang listrik” atau “Saya seorang perawat.” Namun, jawaban itu bukanlah diri Anda yang sebenarnya—itu adalah jawaban tentang apa yang Anda kerjakan. Ini mengarahkan kita kepada pertanyaan, Jika yang Anda kerjakan adalah jati diri Anda, lalu siapakah Anda setelah Anda berhenti dari pekerjaan Anda?
 
Diri Anda yang sesungguhnya dapat ditemukan di dalam relasi Anda dengan Yesus. Identitas ini akan mengemudikan tingkah laku Anda. Matius menjadi salah satu contohnya. Sebagai seorang pemungut cukai selama masa Kerajaan Romawi, hidup Matius dipenuhi dengan keserakahan. Namun, segalanya berubah pada hari ketika Yesus muncul dan mengundang Matius untuk mengikuti-Nya (Mat. 9:9). Seketika Matius memiliki identitas baru sebagai pengikut Kristus! Lagipula ia tidaklah sendirian. Kita juga membaca tentang empat nelayan di Matius 4:18-25, yaitu Petrus, Andreas, Yakobus, dan Yohanes, yang meninggalkan jala mereka untuk mengikuti Yesus.
 
Yesus adalah seorang Pribadi yang meyakinkan, dan Dia masih mencari pengikut. Dia ingin membuat hidup Anda menjadi bermakna dengan memberi Anda identitas sebagai pengikut Kristus. Hal ini bukan berarti Anda melepaskan karir Anda, tetapi ini berarti bahwa Anda akan mengerjakan tugas Anda—dan seluruh hidup Anda—sesuai dengan semua kehendak dan jalan-Nya.
 

Lain kali jika ada yang bertanya,“Siapakah Anda?”, saya berharap Anda akan menjawab, “Saya adalah pengikut Yesus!” —JMS


Tuhan, saat aku mengikuti-Mu dengan iman,

Tolong aku tiap hari untuk belajar

Menyenangkan-Mu dalam segala yang kulakukan

Haruslah menjadi perhatian utamaku. —Fizhugh

Jika Anda adalah pengikut Yesus, hanya itu identitas yang Anda perlukan.